31 Januari 2023 2:21 pm

Yuk, Kenali 7 Tipe Jerawat di Wajah!

Yuk, Kenali 7 Tipe Jerawat di Wajah!
Rasanya sebal ya ketika ada jerawat muncul di wajah. Selain menimbulkan rasa nyeri, munculnya jerawat juga membuat kepercayaan diri luntur. Selain itu, jerawat juga kerap meninggalkan bekas yang membuat kulit tak mulus lagi.

Jerawat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti produksi minyak atau sebum yang berlebihan, infeksi bakteri, dan perubahan hormon. Jerawat dapat diobati dengan menggunakan produk perawatan kulit yang sesuai, termasuk sabun dan obat jerawat, toner, dan pelembap.

Setelah mengetahui penyebab terjadinya jerawat secara umum, Bunda juga perlu memahami setiap tipe jerawat beserta perbedaannya. Sebab, jika Bunda mengetahui tipe-tipe jerawat, Bunda bisa lebih fokus dalam menanganinya mengingat tidak semua tipe jerawat dapat diobati dengan cara yang sama.

Nah, berikut inilah tujuh tipe jerawat yang paling umum muncul di wajah.

#1 Whiteheads

Jerawat tipe pertama dan yang paling dasar adalah whiteheads atau komedo putih. Komedo inilah yang pertama terbentuk ketika sebum atau minyak yang diproduksi oleh kelenjar minyak dan sel kulit mati bercampur dan menyumbat pori-pori. Jadi, jika Bunda menemukan komedo dengan warna putih atau serupa kulit, mungkin itulah whiteheads. Whiteheads banyak terbentuk di dagu dan garis rahang.

Ilustrasi whitehead atau komedo putih (https://pixabay.com/users/derneuemann-6406309/)
Ilustrasi whitehead atau komedo putih (https://pixabay.com/users/derneuemann-6406309/)

#2 Blackheads

Serupa dengan whitehead, blackhead atau komedo hitam juga terbentuk disebabkan oleh kulit mati yang terjebak di pori-pori dan juga karena terlalu banyak produksi minyak atau sebum di wajah. Perbedaannya adalah blackhead terlihat seperti bintik hitam pada wajah. Warna hitam ini ditimbulkan oleh pigmen kulit yang meningkat. Jadi, bukan karena debu atau kotoran ya, Bunda.

#3 Jerawat tipe papula

Jerawat yang satu ini muncul di bawah permukaan kulit sehingga hanya tampak seperti benjolan dengan warna merah di sekitarnya dan nyeri jika disentuh. Jerawat tipe papula tidak mengandung nanah. Jerawat ini timbul saat whitehead dan blackhead tidak segera dibersihkan atau ditangani, sehingga memicu iritasi. Jerawat tipe papula umumnya juga datang bersama inflamasi di permukaan kulit. Jika tak ditangani, jerawat tipe pustula akan ikut muncul di kulit.

#4 Jerawat tipe pustula

Merupakan jerawat berupa benjolan berdiameter 5-10 mm yang terisi nanah. Jerawat tipe pustula ini terasa nyeri apabila disentuh. Jerawat pustula umumnya hadir di permukaan kulit bersama jerawat tipe papula. Ada banyak penyebab yang melatarbelakangi terbentuknya jerawat pustula, seperti penyumbatan pori-pori hingga reaksi alergi. Jerawat tipe ini biasanya diobati dengan acne patch atau obat topical (obat totol).

Atasi jerawat tidak sulit. Cukup satu produk yang sudah BPOM dan Halal ini!
Atasi jerawat tidak sulit. Cukup satu produk yang sudah BPOM dan Halal ini!

#5 Jerawat tipe nodul

Bunda harus berhati-hati dengan jerawat tipe nodul ini. Jerawat yang tampak seperti benjolan merah dan bengkak tidak berisi cairan nanah sebagaimana jerawat tipe pustula. Jerawat tipe nodul bisa terasa sakit dan sangat memerah karena terbentuk akibat penyumbatan pori. Pori-pori yang tersumbat terjadi karena penumpukan sel kulit mati, sebum, dan bakteri. Selain itu, meningkatnya kadar hormon androgen juga dapat menyebabkan jerawat tipe nodul ini. Usahakan untuk tidak memencet jerawat tipe nodul karena dapat menyebabkan peradangan yang luas di sekitarnya.

#6 Jerawat tipe kistik

Jerawat ini terjadi ketika infeksi atau inflamasi yang terjadi di lapisan dalam kulit. Jerawat tipe kistik biasanya terlihat seperti benjolan yang besar dan terasa keras pada wajah. Jerawat tipe kistik tidak mengandung nanah, tetapi dapat rasanya sakit sekali. Selain itu, jerawat tipe ini merupakan yang paling lama sembuhnya.

#7 Jerawat conglobata

Rupanya, ada satu tipe jerawat lagi yang lebih parah dibandingkan jerawat tipe kistik. Ia adalah jerawat conglobata. Jerawat conglobata merupakan jerawat yang terdiri dari banyak benjolan besar yang terkait satu sama lain dan biasanya terjadi pada wajah, dada, dan punggung. Jerawat tipe ini timbul saat jerawat kistik dan nodul tumbuh dan terhubung bersama di lapisan bawah kulit. Akibatnya, area di sekitar jerawat conglobata ini juga bisa menjadi merah dan bengkak. Jerawat tipe ini memerlukan perhatian yang khusus dan lebih karena bisa meninggalkan bekas luka yang serius. Penyakit autoimun dapat membuat penderitanya mengalami jerawat conglobata ini.

Basmi jerawat hanya dengan satu cara mudah, aman, dan alami. Klik untuk info selengkapnya!
Basmi jerawat hanya dengan satu cara mudah, aman, dan alami. Klik untuk info selengkapnya!

Secara umum, cara untuk menghilangkan jerawat adalah dengan menjaga kebersihan wajah, menggunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit, dan mengonsumi makanan yang tidak memicu tumbuhnya jerawat. Hindari juga untuk memencet atau menekan jerawat dengan tangan yang tidak bersih, karena hal ini dapat menyebabkan infeksi dan meningkatkan risiko terjadinya bekas jerawat. (*NAFF/Pixabay)
Blog Post Lainnya
Social Media
Alamat
0856-4184-0158
0856-4184-0158
Metode Pengiriman
-
-
-
@2024 Newcolla Official Inc.