8 Februari 2023 2:14 pm

6 Cara Cek Kapasitas Paru-paru

6 Cara Cek Kapasitas Paru-paru
Walaupun olahraga termasuk hal yang harus rutin dilakukan demi menjaga kesehatan tubuh, masih banyak orang yang enggan melakukannya. Alasannya bukan semata-mata karena malas. Ada pula orang yang tidak punya waktu untuk berolahraga atau menderita sakit. Bukannya meningkatkan kesehatan, beberapa orang justru merasa sakit saat olahraga, seperti merasa sesak nafas.

Sesak nafas pasca-olahraga dialami oleh sebagian orang. Penyebabnya ada beragam. Dinukil dari artikel yang dituliskan oleh dr. Muhammad Isman S. di Klikdokter, sesak nafas saat olahraga bisa dipicu oleh asma, efek samping obat-obatan, stres berlebih, konsumsi kafein berlebih, usia, dan anemia berkepanjangan.

Lantas apa yang harus dilakukan jika ingin olahraga tapi terus menerus mengalami sesak nafas setelah olahraga? Pertama-tama, Bunda atau keluarga harus bertemu dengan dokter terlebih dahulu. Mereka yang sudah ahli pasti sangat mengerti dan bisa memberikan saran serta tindakan yang pas.

Saat berkonsultasi dengan dokter, Bunda atau keluarga mungkin akan disarankan untuk melakukan tes untuk mengecek kapasitas paru-paru. Berikut ini beberapa tes yang mungkin akan ditawarkan.

1. Melakukan tes spirometri

Tes ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut spirometer. Pasien akan diminta untuk menghembuskan udara ke dalam alat tersebut sebanyak mungkin selama beberapa detik. Alat ini akan mengukur jumlah udara yang dapat Anda hembuskan dan menghitungnya dalam satuan milliliter atau liter.

Nafas ngos-ngosan padahal cuma jalan kaki? Itu tanda saatnya rawat paru-paru! Paru-paru sehat pakai produk halal dan BPOM ini!
Nafas ngos-ngosan padahal cuma jalan kaki? Itu tanda saatnya rawat paru-paru! Paru-paru sehat pakai produk halal dan BPOM ini!

2. Melakukan tes DLCO (Diffusing Capacity of the Lungs for Carbon Monoxide)

Tes ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut plethysmograph. Anda akan diminta untuk mengambil napas dari oksigen yang dilacak dengan menggunakan karbon monoksida, kemudian mengeluarkannya kembali ke alat. Alat ini akan mengukur seberapa cepat karbon monoksida dapat menyebar ke seluruh paru-paru dan menghitungnya dalam satuan mL/min/mmHg.

3. Melakukan tes cardiopulmonary exercise test (CPET)

Tes ini dilakukan dengan melakukan olahraga selama beberapa menit sambil memakai alat yang dapat mengukur tekanan darah, denyut jantung, dan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh. Setelah tes selesai, dokter akan mengevaluasi hasilnya untuk mengetahui kapasitas paru-paru Anda.

4. Melakukan tes arterial blood gas (ABG)

Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel darah dari arteri yang kemudian diuji untuk mengetahui kadar oksigen dan karbon dioksida di dalamnya. Tes ini berguna untuk mengetahui seberapa baik paru-paru Anda dapat mengalirkan oksigen ke darah dan mengeluarkan karbon dioksida dari darah.

5. Melakukan tes CT scan paru-paru

Tes ini dilakukan dengan menggunakan mesin CT scan yang akan membuat gambar dari dalam tubuh Anda. Gambar tersebut akan memperlihatkan kondisi paru-paru dan juga organ lain di sekitarnya.

Paru-paru tetap sehat seperti saat muda? Bisa! Caranya ada di sini!
Paru-paru tetap sehat seperti saat muda? Bisa! Caranya ada di sini!

6. Melakukan tes radiografi paru-paru

Tes ini dilakukan dengan menggunakan sinar X untuk membuat gambar dari paru-paru Anda. Gambar tersebut akan memperlihatkan struktur paru-paru dan juga organ lain di sekitarnya.

Itulah enam cara mengecek kapasitas paru-paru. Keenam tes ini hanya bisa dilakukan di rumah sakit atau instansi kesehatan lainnya yang sudah memiliki izin. Sebelum memutuskan untuk melakukan salah satunya, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter yang bertanggung jawab ya, Bunda. (*NAFF/Freepik)
Blog Post Lainnya
Social Media
Alamat
0856-4184-0158
0856-4184-0158
Metode Pengiriman
-
-
-
@2024 Newcolla Official Inc.